الّسلا م عليكم ورحمة الله وبركا ته
حمدا وشكرا لله امّا بعد.
Hadirin Rohimakumulloh.
Bangsa indonesia adalah bangsa yang maju indonesia
mempunyai ragam perbedaan. Seperti suku, bangsa, agama, dsb. Dengan adanya
perbedaan tersebut tentu dapat berpotensi terjadi konflik.
Jika kita mengingat
kembali kejadian di zaman dulu, indonesia dijajah oleh anak-anak revolusi
industri seperti portugis, sepanyol, inggris, dsb selama 350 tahun.
Secara politik
indonesia negara taklukan, tetapi secara teologis 95 % dari 70 juta penduduk
indonesia menyatakan diri sebagai umat islam. Ketika meraih kemerdekaan pada
tahun 1945, saat ini indonesia tampil sebagai negara berpenduduk muslim
terbesar di dunia subhanalloh, itu berkat strategi dakwah para ulama,
kultular dan toleran.
Maka tidak heran di
zaman dulu islam naik kepanggung kepemimpinan dunia. Melalui kesatuan agama dan
sains.
Tapi sayangnya hadirin,
jika kita lihat di zaman sekarang keadaan agama islam semakin monoton.
Orang-orang kapir semakin berani menginjak hukum isalam, mereka lupa akan
purwadaksi bahwa sebenarnya orang islam lah yang sudah membuat indonesia ini
menjadi negara merdeka
Hai para santri !!!
Hai para santriah !!!
Apakah kita akan diam saja ?
Apakah kita tidak akan melawan ?
Dalam hadist سبًان اليوم رجال الغذ Artinya : “Pemuda di masa sekarang adalah pemimpin
di masa yang akan datang”.
Maka hadirin di zaman modern ini jangan sampai akidah
kita goyah hanya karena kenikmatan duniawi yang sifatnya sementara. Jadi santri
dan kiyai lah yang harus menjadi pemimpin negara, karena kallo dunia ini
dipimpin oleh santri atau kiyai, maka dunia akan damai dan aman karena hukum,
berdasarkan pada al-quran dan sunnah.
Berbeda, jika pemimpinnya kapir maka dunia termasuk
indonesia akan semakin hancur. Karena mereka menggunakan hukum seenaknya saja,
padahal alloh telah berfirman dalam surat al-maidah ayat 5 :
Hukum alloh itu mudah, tetapi karena aqidah mereka
kosong mereka tidak mau menerima hukum alloh.
Maka tidak heran di zaman sekarang yang zinah sudah merajalela, narkoba,
perjudian, bahkan perbuatan-perbuatan keji. Sudah dengan bangga mereka
pertontonkan.
Hadirin Rohimakumulloh.
Santri adalah pondasi untuk majunya negeri, tapi jika
santri sudah ingkar janji akan jadi apa dunia ini ?
Jadi kesimpulannya :
“Dizaman yang ruksak ini, marilah kita bersama-sama mempertahan kan
hukum islam. Jangan sampai hukum islam lenyap begitu saja, karena dibalik
kemerdekaan nya bangsa ini ada sosok
santri dan kiyai”.
با الله توفيق والهديه والّسلا م عليكم ورحمة
الله وبركا ته
Tidak ada komentar:
Posting Komentar