الّسلا م عليكم ورحمة الله وبركا ته
حمدا وشكرا لله امّا بعد.
Hadirin rahimakumullah.
Dalam kesempatan malam
ini insyaalloh saya akan mencoba mengangkat ke permukaan dengan membawakan
tausiyah yang berjudul “TOLONG MENOLONG DALAM KEBAIKAN”
Hadirin rahimakumullah.
Kita adalah makhluk
sosial yang tidak bisa berdiri sendiri, betapa banyak kebaikan orang lain yang
kita nikmati, sebagai contoh yang di pakai oleh kita mulai dari baju, kerudung,
sarung, dan sebagainya. Apakah kita yang membuatnya ?
Para petati yang
menanam kapas, para pemuntal kain, para penjahit, para pedagang dari mulai
pabrik sampai ke pedagang kaki lima.
Hadirin rahimakumullah.
Oleh karena itu, kita
di tuntut untuk saling tolong menolong di antara kita.
Allah berfirman :
تعاون علي البرّ
والتّقواى ولا تعاون على اللإ ثم والعدوان
Artinya:”saling
tolong menolonglah dalam kebaikan dab taqwa dan jangan saling menolong atas
dosa dan kejahatan.”
Hadirin rahimakumullah.
Saling tolong menolong
itu dalam kebaikan bukan untuk kejahatan. Apalagi kita sebagai umat manusia
yang tidak bisa hidup sendiriyang selalu membutuhkan orang lain. Filosofinya
kalau pelajaran di pesantren, ibaratkan meuntut ilmu nahwu seperti mubtada dan
khobar yang mempertahankan kesetiaan, seperti jar majrur yang selalu
berdampingan, seperti syarat dan jawab apalah artinya hidup tanpamu. Maka hukum
tolong menolong itu hukumnya wajib.
Hadirin rahimakumullah.
Jadi kesimpulannya :
“Kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa berdiri sendiri, betapa
banyak kebaikan orang lain yang kita nikmati, Oleh karena itu, kita di tuntut
untuk saling tolong menolong di antara kita.”
Demikian tausiyah yang
dapat saya sampaikan, sudahi dengan sebuah pantu:
“kalau
ada sumur di ladang boleh kita menumpang adus”
“kalau umur
sama panjang boleh kita berjumpa terus”
با الله توفيق والهديه والّسلا م عليكم ورحمة
الله وبركا ته
Tidak ada komentar:
Posting Komentar