Entri yang Diunggulkan

TOLONG MENOLONG DALAM KEBAIKAN

                الّسلا م عليكم ورحمة الله   وبركا ته                                                                                    ...

Selasa, 01 September 2020

PEMUDA DIMASA SEKARANG ADALAH PEMIMPIN DIMASA YANG AKAN DATANG

 

الّسلا م عليكم ورحمة الله  وبركا ته

 

حمدا وشكرا لله امّا بعد.

 

Hadirin Rohimakumulloh.

            Bangsa indonesia adalah bangsa yang maju indonesia mempunyai ragam perbedaan. Seperti suku, bangsa, agama, dsb. Dengan adanya perbedaan tersebut tentu dapat berpotensi terjadi konflik.

            Jika kita mengingat kembali kejadian di zaman dulu, indonesia dijajah oleh anak-anak revolusi industri seperti portugis, sepanyol, inggris, dsb selama 350 tahun.

            Secara politik indonesia negara taklukan, tetapi secara teologis 95 % dari 70 juta penduduk indonesia menyatakan diri sebagai umat islam. Ketika meraih kemerdekaan pada tahun 1945, saat ini indonesia tampil sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia subhanalloh, itu berkat strategi dakwah para ulama, kultular dan toleran.

            Maka tidak heran di zaman dulu islam naik kepanggung kepemimpinan dunia. Melalui kesatuan agama dan sains.

            Tapi sayangnya hadirin, jika kita lihat di zaman sekarang keadaan agama islam semakin monoton. Orang-orang kapir semakin berani menginjak hukum isalam, mereka lupa akan purwadaksi bahwa sebenarnya orang islam lah yang sudah membuat indonesia ini menjadi negara merdeka

Hai para santri !!!

Hai para santriah !!!

Apakah kita akan diam saja ?

Apakah kita tidak akan melawan ?

            Dalam hadist سبًان اليوم رجال الغذ   Artinya : “Pemuda di masa sekarang adalah pemimpin di masa yang akan datang”.

Maka hadirin di zaman modern ini jangan sampai akidah kita goyah hanya karena kenikmatan duniawi yang sifatnya sementara. Jadi santri dan kiyai lah yang harus menjadi pemimpin negara, karena kallo dunia ini dipimpin oleh santri atau kiyai, maka dunia akan damai dan aman karena hukum, berdasarkan pada al-quran dan sunnah.

Berbeda, jika pemimpinnya kapir maka dunia termasuk indonesia akan semakin hancur. Karena mereka menggunakan hukum seenaknya saja, padahal alloh telah berfirman dalam surat al-maidah ayat 5 :

 ٱلْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ ٱلطَّيِّبَٰتُ ۖ وَطَعَامُ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ حِلٌّ لَّكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَّهُمْ ۖ وَٱلْمُحْصَنَٰتُ مِنَ ٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَٱلْمُحْصَنَٰتُ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلِكُمْ إِذَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسَٰفِحِينَ وَلَا مُتَّخِذِىٓ أَخْدَانٍ ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِٱلْإِيمَٰنِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُۥ وَهُوَ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ 

Artinya : Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi.

Hukum alloh itu mudah, tetapi karena aqidah mereka kosong mereka tidak mau menerima hukum alloh.  Maka tidak heran di zaman sekarang yang zinah sudah merajalela, narkoba, perjudian, bahkan perbuatan-perbuatan keji. Sudah dengan bangga mereka pertontonkan.

 

Hadirin Rohimakumulloh.

            Santri adalah pondasi untuk majunya negeri, tapi jika santri sudah ingkar janji akan jadi apa dunia ini ?

            Jadi kesimpulannya :

“Dizaman yang ruksak ini, marilah kita bersama-sama mempertahan kan hukum islam. Jangan sampai hukum islam lenyap begitu saja, karena dibalik kemerdekaan nya  bangsa ini ada sosok santri dan kiyai”.

 

با الله توفيق والهديه والّسلا م عليكم ورحمة الله  وبركا ته